Sabtu, 24 November 2012

Tunggu Aku di Persimpangan Itu"

Raut wajah yang sumberingah tampak dari cara senyummu diketika menyambut sodoran tangganku, genggaman erat semakin hangat saja pegangan itu, kau mengoyangnya keras dan tangan kiri ku menepuk bahumu, takkala bibirku berucap “ selamat sukses kawan” mengiringi hari wisuda mu. 


Engkau telah mengapainya kawan, cita – cita bersama sekaligus menjadi tumpuan harapan orang tua, yaitu kupiah toga yang menancap menghiasi kepala, sangat mengagumkan kesuksesan itu telah kau genggam setelah sekian lama berjuang. 


Tentu hal itulah yang menjadi alasan kenapa kau berada disini, pasti kau tau mengapa mereka mengirim mu, melang lang buana di negeri orang, mengadai susah dalam perantauan dengan secarik luka maupun duka. Semua itu telah usai. 



Gelar sarjanan sudah tergapai menjadi sandangan yeng akan kalian bawa dalam menempuh perjalanan hidup selanjutnya. Yaitu mengaplikasikan semua ilmu pengetahuan yang pernah didapatkan tentu saja ini akan menjadi kebanggaan yang akan menambah nama pada panggilan atau ia akan membuat namu mu melambung beberapa inci dalam status sosial. 



Sekali lagi selamat saya ucapkan kepada kalian karena semua beban dan juga finansial yang dahulu telah dikeluarkan hari ini semua itu telah mendapat jawaban, imbalan kebahagiaan dari sehelai kertas yang semuat predikat, serta telah membubuh tanda tangan dekan. Ijazah Tentunya. 



Oleh sebab itupulayang melata belakangi kebersamaan kita disini selama ini,sewaktu sama – sama memikul beban dengan menyandang status mahasiswa di UNIDA dengan Fakultas sama pula. 



Akankah kebersamaan itu akan berakhir dan kehangatan menyingkir tak kala toga menhiasi kepala. Aku yakin itu semua bukanlah tabiat kalian yang begitu mudah melupakan seorang kawan, dan aku percaya kalian pasti akan datang menemani ngopi malam sambil berkeluh kesah seputar kehidupan. 



Dan aku begitu yakin bahwasanya kita akan mengelurkan irama berbeda meski dirikita menyanyikan lirik lagu yang sama.meski begitu tunggulah aku di persimpangan kampung itu, aku selesaikan dulu tugas sarjana ku.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda