Selasa, 29 April 2014

“Banda Aceh, Cita Rasanya Kopi Aceh”

Kota Radja, atau nama lain dari kota Banda Aceh, yang merupakan salah satu Kabupaten Kota yang terletak paling ujung pulau Sumatra, kota yang lahir sebelum Indonesia merdeka ini terkenal kaya dengan berbagai objek wisata.
 
Kota mandani yang penuh dengan nuansa islami ini terkenal dengan salah satu objek wisata tersohornya yaitu Mesjid Raya Baiturrahman, Mesjid ini pertama sekali di bangun pada abad ke-13 M. 

Selain itu, daerah ini juga memiliki salah satu taman peninggalan sejarah  kerajaan aceh, yang di dalam nya terdapat Gunongan.yang di bangun  Sultan Iskandar Muda, sebagai bukti cinta sang sultan kepada salah seorang putri dari negeri Pahang atau Putro Phang.

Pasca Gempa dan Tsunami melanda Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh bagian terbesar yang terkena dampak dari musibah tersebut, namun akibat dari porak-poranda itu juga banyak mewariskan berbagai objek wisata dari musibah Tsunami tersebut yang patut untuk dikunjungi.

Diantarantaranya, kapal PLTD Apung yang terseret gelombang dari pelabuhan  Ulee Lhee, selain itu Juga terdapat kapal nelayan yang tersangkut di atas rumah warga di Lam Pulo. Sebagai bukti sejarah serta untuk memperingati musibah tersebut Kotan Banda Aceh membangun Mesium Tsunami, yang menyimpan semua catatan kelam tentang peristiwa dasyat itu.

Nah yang tidak kalah menarik untuk di coba dari Ibukota Provinsi Aceh ini adalah objek wisata kuliner kopi, bagi anda penyuka kafein disinilah tempatnya untuk menyeruput lebih banyak kafein dengan penyajian yang khas, dimana suasana kota yang di penuhi dengan nuansa warung kopi merupakan sebuah sensasi yang tidak di miliki oleh tempat lain.
Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Sumber  wikipedia.org

Budaya minum kopi yang sudah melekat dalam masyarakat Kota Banda Aceh ini begitu kental terasa dimana hampir di setiap sudut kota terdapat warung kopi, uniknya warung-warung tersebut disesaki para pengunjung tampa jeda waktu, kecuali pada saat memasuki waktu sholat yang ditutup sebentar kemudi setelah sholat kembali di buka.

Warung kopi yang  juga dilengkapi dengan fasilitas Hotspot, Selain dapat berbincang-bincang dengan sesama pengunjung anda juga dapat berselancar dengan internet di warung kopi. Tidak jarang dari masyarakat Banda Aceh yang mehabiskan waktunya di warung kopi, warung kopi menjadi rumah kedua untuk berinteraksi dengan sesama. Maka tidak heran jika kota yang berpenduduk 255.243 juta jiwa ini di juluki kota seribu warung kopi.

Jikan anda peminum kopi tulen, yang ingin menyeruput kopi terbaik Kota Banda Aceh, anda dapat memperolehnya di warung kopi solong ulee kareng, warung sederhana ini salah satu tempat yang ramai dikunjungi para pecandu kopi, baik dalam maupun luar negeri.

Namun ada juga warung kopi yang bergaya rumah tradisional, sepintas tempat ini memang terlihat layaknya rumah yang dihuni warga, namun siapa sangkat jika tempat ini hanyalah warung kopi, atau Rumah Aceh Kopi, Bentuk banggunan Warung kopi ini memang sengaja di desain seperti layaknya rumah tradisional Aceh. 

Pelanggan Rumoh Aceh Kopi sendang menikmati hidangan
 
Andalan dari rumah aceh kopi ini merupakan kopi Organik Seperti Robusta dan Arabica, sistem pengolahan kopi yang di jaga tampa ada campur tangan pihak lain sehingga kopi yang di hasilkan rumoh aceh kupi masih terjaga keasliannya, serta menawarkan suasana aceh asli, dengan tempat yang di ramu  khas Rumah Aceh, teduh, nyaman sangat terasa dengan  nuasan keacehanya. 

Warung yang terletak di JL. Rawa Sakti V, Jeuingke, Kota Badan Aceh ini tidak hanya mengandalkan kopi saja melainkan juga menyediakan aneka minuman lainya, serta menu makanan khas Aceh dengan mudah kita dapatkan disini. Tempat ini juga cocok untuk bersantai sambil menyeruput kopi hangat. 


Ontel Kupi  atau Kopi Celup Rumoh Aceh



Rumoh aceh kupi yang pertama sekali di gagas pada tahun 2009 ini tergolong unik, disamping memadukan antara kopi dan berbagai masakan aceh disini juga menawarkan kopi celup, layaknya teh celup, hal ini untuk memudahkan para penikmat kopi di Kota Banda Aceh, yang pada umumnya menkomsumsi kopi. Sehinga tidak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk minum kopi. 


Kopi celup atau Ontel Kopi dapat dengan mudah diperoleh di berbagai supermarket yang berada di banda aceh. dengan jenis kopi rubusta, dan Arabica, Nah Bagi anda penikmat kopi yang belum pernah merasakan  cita rasa Kopi Aceh, Banda Aceh lah Tempatnya, Ingat Kopi Aceh Ingat Banda Aceh [].

Senin, 21 April 2014

“ Rindu Legam”




Entah sedang berdendang
sayup-sayup terdengar membawa irama gendang
Menukik dalam desau alir angin malam
Mata menakar langit legam, tampa bintang

Dimanakah letak sang rembulan
Ah.. Kelam, kenapa kau tidak sertakan rembulan
Ataukah kau sudah sedemikian berani
Menapak dalam sunyi tampa secercah penerang

Oh rembulan
Kenapa,? Kenapa masih saja bersembunyi dibalik awan
Bukankah kau juga tampak buram tampa malam
Kenapa kau biarkan cerita rindu meruncing pada malu

Tidak,!
Tidak perlu bermalu dalam rindu
Karena kau bukan benalu
Tampa bintang, tiada bulan, hanya membuat malam hambar
Bergandeng lah, menarilah mengikuti irama gendang rindu mengebu

Agar cerita pungguk tidak terulang
Ah.. Apalah arti semua itu
Kita hanya dipertemukan. dalam diam. dalam hening,
Di antara dinginnya malam dan senyum sumbang
Ah aku tahu kita ini pemalu
Bukan benalu.

Minggu, 06 April 2014

Peserta Kontestan 2014

Sumber Foto di ambil dari Google.com