Jumat, 21 Desember 2012

" Surat Cinta Untuk Ibu "



Salam sejahtera untuk mu ibu...

Ibu …! Dalam kesempatan ini Banyak hal yang ingin ku ceritakan pada mu, namun dengan kesempatan yang terbatas aku harus memilih salah satu dari yang banyak itu, yaitu tentang cara mereka untuk membuktikan cintanya pada ibu, pada saat memperingati hari ibu tepatnya pada tanggal 22 desember, diantaranya mencuci pakaian milik ibu mereka masing - masing, memberi  setangkai bunga bahkan  mereka ada yang membasuh kaki ibu, serta memeluk ibu mereka masing - masing sebagai ungkapan cinta kasih seorang anak kepada ibunya. tapi aku tidak dapat merangkuh mu dengan cara itu, bahkan aku tidak dapat menyisipkan alamat tujuan surat ku ini untuk mu ibu, kemana harus ku tuju sedangkan alam ku dan alam mu sudah sangat jauh berbeda, kau telah pergi mendahului kami.

Namun surat ini harus tetap kutulis untuk mu, untuk mengikis rasa rindu ku, walau tampa alamat yang ku tuju, karena aku telah  merasakan manisnya cinta mu tempo dulu, pahatan kasih sayang mu masih bebekas di Qalbu, untuk itu aku akan menulis surat dalam bentuk lain dengan syair doa  ku, dengan alamat lain tentu alamat itu " Cut Idi binti Teuku Banta "  alamat pos yang telah ditentukan tuhan ku untuk alam yang berbeda..

Bahkan aku yakin dengan memperingati hari ibu pada tanggal 22 desember itu tidak cukup untuk membalas semua kasih  sayang mu, kerena hati mu lapang dan penuh kasih, ibarat samudra yang tidak pernah menolak kehadiran anak - anak sungai sekalipun air nya kotor.

Namun aku sangat merindukan kesempatan itu, walau hanya sedetik, ingin menjamah tangan lembut mu dengan hidungku, melukis bahagia pada jiwa mu serta mengucurkan air mata di dadamu, namun aku tidak pernah mengapai kesempatan itu, apalah daya, kita hidup dibawah rencana tuhan yang esa, engkau telah duluan di panggil tuhan ku.


Ibu … Aku yakin dibalik semua itu pasti ada hikmah tertentu, ialah maha perencana yang mulia kita hanya tunduk dan patuh dibawah rencanya, dan aku telah ralakan kepergian mu, ibu kau mutiara dihatiku relung hati mu sangat indah sehingga aku tidak mampu mengapai dalamnya kasih sayang mu, tetes air matamu menguntai sebuah asa untuk ku.

Maafkan atas semua kesalahan ku anak mu, yang menyirat duka penyesalan, dulu mungkin aku pernah menyisakan luka mengganga  membekas mengguratkan lara keluh kesahmu, yang tidak pernah kau adu padaku, kau tegar dalam segala pahitnya kenyataan.


Ibu tau kah engkau, dalam kesendirian, aku sering menyanyikan lagu kasih ibu, yang pernah kau ajarkan dulu. Sebagai obat pelipur lara, untuk menghadirkan wajah ibu menemani kesepian hatiku. 

Kasih ibu,

Kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi,

Tak harap kembali,

Bagai sang surya, menyinari dunia

Ibu... maafkan aku tidak dapat menghadirkan buga mawar itu untuk mu.....

Yarabb, terimalah doa ini sebagai wujut cita ku kepada ibu…!

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Ya Tuhan, Ampunilah, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”



Ibu  aku tau walau doa itu selalu ku lantunkan untuk mu, sekali pun aku tulis beribu kata indah dengan tinta darah, sungguh tidak dapat aku membalas segala kasih mu kepada ku…..! semoga disurga kelak nanti, kita dipertemukan kembali....!



Salam sembah sujud anak mu..


 Teuku Hendra Kemala Alamsyah



“ Korupsi Politik ”




Apa itu korupsi politik….?

Korupsi Politik adalah perilaku koruptif yang dilakukan untuk mengapai atau mempertahankan kekuasaan, didalamnya ada upaya untuk melakukan manipulasi akses dan pengelolaan sumber daya publik.


Maka yang membedakan antara korupsi biasa dengan Korupsi Politik ialah, Korupsi Politik dilakukan dilakukan dengan motivasi untuk memperoleh jabatan publik atau mempertahankan basic politik.


Money Politik masuk dalam katagori korupsi politik yang didalamnya juga ada vote bunying dan manipulasi suara, dan juga memperdangangkan kebijakanm konsensi, lisensi, dan sebagainya.


Korupsi Politik bisa ada pada fase elektoral dan non elektoral, itu bisa saja satu siklus yang berturutan, terus menerus tujuanya dua hal kekuasaan dan akumulasi kapital, pelakunya bisa saja penjabat publik atau non penjabar publik yang hendak mengapai jabatan publik.


Persaingan kekuasaan, uang dan korupsi merupakan komponen yang saling mengait dan mengukuhkan,  ketika uang dan kuasa bersekutu dalam pemilu, pada saat itulah “ Korupsi Politik” menjadi biang persoalan bangsa.


Kuasa uang bukanlah merupakan berhala, yang tak terkalahkan, kekuatan masyarakat mestinya bersekutu dengan kekuatan politik, untuk melawan semua itu, bentuk persekutuan itulah yang menurut Luky Djuniardi Djani, hal ini penting untuk menaikkan kembali pangsa makna Demokrasi Bangsa Indonesia.

Senin, 03 Desember 2012

" Usaha dan Doa "




Kenapa masih saja bertahan jika sebenarnya kita tidak diinginkan berada di sampingnya, bukankah lebih baik kita tinggalkan saja, maka kemudian kita mencari tempat berteduh dengan penuh keyakinan kita akan menemukan kebahagiaan itu di tempat lain dengan segala daya upaya, perlu disadari yang terbaik adalah percaya dan berlindung hanya pada tuhan, bukan pada manusia.


Karena akan ada kecewa jika terlalu percaya terhadap manusia, hidup ini tidak mudah, banyak hal terkadang sulit di terima, pun sulit di pahami, oleh karena itu belajar adalah proses tampa akhir, kita tidak harus hebat diketika memulai,  akantetapi kita harus memulai untuk menjadi hebat, jika kita termasuk orang senang menunggu datangnya peluang kita adala bagian dari manusia pada umumnya.


Apa yang kita butuhkan dan apa yang kita inginkan adalah dua hal  yang sangat berbeda bijaklah dalam memilih satu diantaranya, berhenti menangisi dia yang telah pergi kerena tangisan itu tidak akan pernah mengubah kehidupan kita, beristikharahlah…! Sambil menadah tangan dengan segala kerendahan di hadapan tuhan.


Maka senyumlah karena hidup penuh kejutan, kita tidak pernah tahu dia yang telah menanti jauh lebih baik dari masa lalu, segala yang terjadi adalah pengalaman berarti, jangan pernah sesali itu, tapi ingatlah  pelajaran yang di beri, terutama untuk hal yang telah meukai hati, karena pengalaman guru yang sangat berarti.


Jika tak ada cinta, katakan saja, jangan karena tidak ingin menyakiti, kamu lupa meski luka yang kamu beri bisa dimaafkan dia tidak pernah terlupakan apapun yang terjadi pasti akan selalu berakhir dan jika sesuatu yang baik harus berakhir percayalah bahwa yang lebih baik itu akan  segera di mulai.

Yakinlah kebahagiaan adalah milik mereka yang masih berharap, meski pernah terluka, masih berusaha meski pernah kecewa, terkadang, senyuman juga adalah air mata, yang tidak terlihat yang  menjelma menjadi kekuatan terakhir dalam meraih kebahagian itu.