Rabu, 24 April 2013

Kupu-Kupu




Aku bagai kupu-kupu
kupu-kupu dengan sayap yang butut dan rapuh
kupu-kupu yang kadang kala berlagak bisa terbang jauh

Kupu-kupu yang berharap bisa mendekati fakta
tapi malah terperangkap di kaca jendela
lingsut, lelah, dan menggelapar disana

Kupu-kupu yang menggitari tanaman indah mencari hinggapan,
aku ingin hinggap, tapi selalu dan selalu
ada jarak yang terbentang
senantiasa ada pintu-pintu yang terkunci
ada saja halaman-halaman yang luput terbaca
ada sekat yang membatasi

Sehingga setiap kali aku mencoba hinggap 
aku terlempar
dengan hanya membawa seri-seri kisah
yang tidak cukup sah untuk dirangkai

Inilah diri ku
terkadang seperti mata yang menghadang mata hari
seperti lorong yang mencoba mendekati lingkaran api

Inilah diri ku
yang lebih sering terpelanting
beginilah cerita ku
seperti kupu-kupu yang terjebak ditanah berdebu
hanya bisa mengepak pelan

Inilah aku
bermodal harap dan cita
dimana seseorang akan rela mengisi saf-saf sholat ku


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda